Minggu 12 April 2026 14:23
| Diperbarui:
Minggu 12 April 2026 14:24
Seorang pengacara AS yang memimpin kasus penting melawan Meta akan memberikan nasihat kepada pemerintah Inggris, ketika para menteri mempertimbangkan tindakan yang lebih keras terhadap dampak platform media sosial.
Matthew Bergman, yang mewakili penggugat muda dalam gugatan tingkat tinggi di Los Angeles, diperkirakan akan diajak berkonsultasi sebagai bagian dari diskusi yang sedang berlangsung seputar dampak buruk online dan regulasi platform.
Kasus ini berpusat pada seorang wanita berusia 20 tahun yang mengatakan kepada pengadilan bahwa dia menghabiskan hingga 16 jam sehari di Instagram.
Dia bergabung dengan YouTube pada usia delapan tahun dan Instagram pada usia sembilan tahun, kemudian menjelaskan efek penggunaan jangka panjang pada masa kecilnya.
Pada bulan Maret, juri memutuskan Meta 70 persen bertanggung jawab dan YouTube 30 persen bertanggung jawab, dan memberikan ganti rugi sebesar $6 juta. Meskipun relatif kecil dibandingkan dengan pendapatan perusahaan, keputusan tersebut dipandang sebagai preseden hukum yang signifikan.
Pengacara penggugat berpendapat bahwa platform tersebut sengaja dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan, menggambarkannya sebagai “kasino digital” yang mempersulit pengguna untuk berhenti.
Kasus ini berfokus pada desain platform daripada konten tertentu, menyoroti fitur-fitur seperti umpan algoritmik dan pengguliran tak terbatas.
Dokumen internal yang diungkapkan selama proses persidangan menunjukkan karyawan Meta mendiskusikan kekhawatiran tentang perilaku pengguna, termasuk referensi tentang pengguna yang ‘ketagihan’ pada platform.
Keputusan tersebut telah mendorong tindakan hukum lebih lanjut di AS, dengan semakin banyaknya tuntutan serupa yang sedang dipersiapkan.
Di Inggris, peraturan yang ada sebagian besar menargetkan konten berbahaya, namun keterlibatan Bergman menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan semakin mengkaji apakah peraturan harus mencakup bagaimana platform dibangun.
Permasalahan ini tidak terbatas pada sejumlah kecil pengguna, penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa di Inggris menghabiskan sekitar tiga jam sehari di media sosial, sementara remaja Amerika rata-rata menghabiskan waktu hampir lima jam.
Regulator di pasar lain sudah mulai mengambil tindakan. UE telah meluncurkan penyelidikan terhadap desain platform berdasarkan Undang-Undang Layanan Digital, sementara negara-negara termasuk Australia telah memberlakukan pembatasan terhadap pengguna muda.
Meta diperkirakan akan mengajukan banding atas keputusan AS.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.